QURBAN DI MASJID AL-MUTTAQIN JINGGOTAN

Jum’at, 1 September 2017 menjadi hari yang sangat mengesankan bagi warga Jinggotan, Kembang, Jepara, khususnya yang berada di lingkungan Masjid Al-Muttaqin.

Pagi itu, selepas shalat Idul Adha mereka beramai-ramai menyaksikan penyembelihan hewan Qurban. Pada hari raya Idul Adha tahun ini, memang panitia Qurban Masjid Al-Muttaqin menerima hewan Qurban dari para dermawan berupa 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Suwarno, salah satu panitia bahkan menuturkan bahwa sepanjang berdirinya Masjid Al-Muttaqin, baru kali ini panitia dapat melaksanakan amanat berqurban dari para aghniya’ sebanyak 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Ini mungkin merupakan bentuk kesadaran dan semangat baru dari para aghniya’ untuk berbagi dengan yang lain, semoga setiap tahunnya semakin meningkat dan barokah, harapnya.

Sejak dua tahun belakangan, atas arahan pengurus NU ranting Jinggotan 1, pengurus takmir masjid Al-Muttaqin membentuk panitia khusus untuk penyelenggaraan ibadah qurban, mulai dari rekruitmen anggota kepada para dermawan dan aghniya’, program tabungan qurban, sampai pada eksekusi teknis ibadah qurban ysmg telah dibahas dan diatur sedemikian rupa. Harapan pengurus NU tentu model-model gerakan ibadah semacam ini tidak hanya terjadi di masjid Al-Muttaqin, tetapi juga di Masjid-masjid lain dan langgar-langgar yang ada di ranting Jinggotan 1, asalkan tetap dalam niat dan tujuan yang baik, ikhlas dan semata-mata untuk mencari ridla Allah, begitu kira-kira pesan ketua NU ranting Jinggotan 1.

Prosesi qurban tetap dilakukan di hari pertama Idul Adha meskipun Jum’at dan harus “tabrakan” dengan shalat Jum’at, hal ini karena panitia menganggap bahwa hari pertama Idul Adha semangatnya masih berapi-api dan rasanya lebih “greng” ungkap mbah Juyat, ketua panitia. Prosesi qurban kali ini melibatkan tak kurang 25 orang eksekutor yang bertugas mulai menjagal, “membodek” sampai membagikan daging qurban kepada masyarakat sekitar yang telah didata oleh panitia yang berjumlah tidak kurang dari 450 KK. (kontributor berita, Aqiel).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan