Fungsi Penyemprotan Disenfektan

Disinfektan merupakan proses dekonteminasi yang menghilangkan atau membunuh segala hal terkait mikroorganisme (baik virus dan bakteri) pada objek permukaan benda mati. Ini yang membedakan disinfeksi dengan antiseptik. Kalau antiseptik, membunuh atau menghambat mikroorganisme pada jaringan hidup,”. bahkan ada juga yang mengatakan Disinfektan adalah bahan kimia seperti lisol, kreolin, yang digunakan untuk mencegah terjadinya pencemaran jasad resik. Disinfektan merupakan cara menghilangkan atau membunuh segala hal terkait mikroorganisme baik virus maupun bakteri, pada objek permukaan benda mati.

  • Penyemprotan disinfektan untuk menangkal virus corona [COVID-19] giat dilakukan pemerintah dan juga secara mandiri oleh masyarakat.
  • Disinfektan merupakan cara menghilangkan atau membunuh segala hal terkait mikroorganisme baik virus maupun bakteri, pada objek permukaan benda mati. Bahan disinfektan berbeda dengan antiseptik baik secara tujuan, dosis, dan teknik yang digunakan.
  • Disinfektan alami bisa kita buat sendiri di rumah dari bahan yang ada. Cara membuatnya tidak sulit. Siapkan setengah cangkir cuka putih [suling], setengah gelas air, lalu 12-24 tetes minyak esensial [kemangi, kayu manis, cengkih, kayu putih, dan jeruk nipis].
  • Selain disinfektan, ada langkah sederhana untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Caranya, melalui aspek protektif personal yakni cuci tangan. Cuci tangan bisa menggunakan hand sanitizer alami, memanfaatkan 10 lembar daun sirih, 3 batang lidah buaya, 5 tetes essensial oil lavender, dan 3 gelas air. Tentunya, social distancing [jaga jarak], menjaga kebersihan lingkungan dan rumah, serta menjaga tubuh tetap sehat harus dilakukan.

Penyemprotan disinfektan guna menangkal virus corona [COVID-19] giat dilakukan pemerintah dan juga secara mandiri oleh masyarakat.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *